Pekan Selasa, Humas — Kepala bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Hendri Panidias memberikan materi pertama tentang pelaksanaan kurikulum pendidikan di madrasah pada acara SEMLOKA (Seminar dan Lokakarya) di MTsN 3 Solok Selatan, Rabu 12/2/2025.
Mengawali materinya Kabid Penmad membacakan sebuah hadis dari buku al hikam yang artinya ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya.Jika sekarang adalah zaman serba digital atau AI maka kita ajari anak kita sesuai dengan zamannya tersebut.
Menurut Hendri Panidias madrasah di lingkungan Kemenag terbagi 3 macam yaitu madrasah stagnan, madrasah dalam proses dan madrasah maju.
Madrasah stagnan adalah madrasah yang tidak mengalami perubahan sedikitpun dari waktu ke waktu, madrasah dalam proses adalah madrasah yang berproses menuju perubahan kepada kemajuan dan prestasi dan madrasah maju adalah madrasah yang sudah maju baik dari segi akademik maupun non akademik.
Ia juga menjelaskan tentang program Kanwil Kemenag sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) 450 tahun 2024.
Sepanjang penjelasannya, ia menekankan tentang pentingnya mengakomodir siswa-siswi yang mempunyai kemampuan dan kecerdasan yang istimewa dalam 1 kelas dan disebut moving class.
“Siswa yang tergabung dalam moving class ini diberikan mata pelajaran kokurikuler seperti KSM, keagamaan, prakarya, bahasa dan robotik serta kelas digital. Dan siswa inilah yang akan membawa prestasi madrasah dan menjadikan madrasah maju, bermutu dan mendunia, ” tutur kabid Penmad Hendri Panidias.
Kemudian ia menutup materinya dengan sebuah ungkapan ‘Bagaimana mungkin kamu bisa mendapatkan hasil yang luar biasa tapi caramu biasa saja’.
“Silahkan bergerak seluruh stakeholder MTsN 3 Solok Selatan menuju satu titik yaitu madrasah maju, bermutu dan mendunia, ” tutup kabid Penmad Hendri Panidias. (HW)





