
Pekan Selasa, Humas – Suasana upacara bendera hari Senin di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Solok Selatan berlangsung dengan khidmat dan penuh khusyuk. Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara kali ini, di mana Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pauh Duo Afriyon Husen hadir langsung dan bertindak sebagai Pembina Upacara di lapangan madrasah, Senin 25 Mei 2026.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, kepala, majelis guru dan pegawai madrasah, Afriyon Husen memberikan motivasi besar yang membakar semangat para generasi muda Islam. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk segera keluar dari zona nyaman dan memerangi rasa malas.
Afriyon menegaskan bahwa masa muda adalah momentum emas untuk mengumpulkan bekal masa depan. Oleh karena itu, tidak ada tempat bagi kemalasan dalam diri seorang siswa madrasah.
“Kita harus bangkit dari kemalasan menuju kebangkitan ilmu pengetahuan dan memperkokoh keimanan, karena Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang berilmu dan beriman dibanding yang lain, ” ujar Kepala KUA Pauh Duo tersebut tegas.
Kebangkitan yang diharapkan bukan hanya unggul secara intelektual (ilmu pengetahuan), tetapi juga harus diimbangi dengan pondasi spiritual yang kuat (keimanan).
Untuk memperkuat pesannya, Afriyon Husen mengaitkan ajakan tersebut dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Muddatstsir. Ia menjelaskan bahwa spirit ayat-ayat awal dalam surat tersebut adalah perintah untuk bangun, bergerak, dan memberi peringatan (berdakwah serta berkarya).
Kehadiran Kepala KUA Pauh Duo sebagai pembina upacara ini mendapat sambutan hangat dari keluarga besar MTsN 3 Solok Selatan. Kepala madrasah Sukmi Hidayati menilai, sinergi antara lembaga keagamaan seperti KUA dan satuan pendidikan madrasah sangat penting untuk memberikan warna baru serta suntikan moral bagi para siswa.
Upacara ditutup dengan penandatanganan kerja sama (MoU) antara pihak KUA dengan madrasah yang diwakili oleh kepala KUA Afriyon Husen dan kepala MTsN 3 Solok Selatan Sukmi Hidayati. (HW)






