Pekan Selasa,Humas – Rapat kenaikan kelas adalah hal yang sangat di tunggu- tunggu oleh wali kelas dan majelis guru. Karena tugas yang diembankan selama satu tahun menjadi wali kelas akan dipertaruhkan di dalam rapat ini. Dan para guru bisa mengukur sejauh mana keberhasilan pembelajaran selama satu tahun terakhir.
Berdasarkan hal tersebut MTsN 3 Solok Selatan yang dipimpin kepalanya H. Jasrul mengadakan rapat kenaikan kelas 7 dan 8 di ruangan guru, Sabtu 15 Juni 2024.
Acara di awali dengan pembukaan oleh MC Gusfira Susanti (waka kesiswaan), arahan kepala madrasah, perpisahan dengan mahasiswa PL UNP Melda Yunita Putri dan Rahayu Nimas Marta , rapat kenaikan kelas dan pembagian tugas guru tahun pelajaran 2024/2025 yang di pimpin Hutri Wanti (Plt waka kurikulum).
Dalam arahannya kepala madrasah mengatakan bahwa ada 3 kewajiban guru yaitu merencanakan, melaksanakan dan menilai pembelajaran.
“Selama melaksanakan kewajiban sebagai seorang guru tersebut tentu hasilnya tidak sepenuhnya seperti yang kita harapkan. Karena perilaku siswa itu beragam sebanyak jumlahnya. Oleh sebab itu siswa yang pantas naik bisa di naikkan ke kelas selanjutnya dan siswa yang bermasalah dengan nilai dan sikapnya, melalui kesepakatan bersama bisa kita tinggalkan, ” Ujar kepala madrasah H. Jasrul di hadapan majelis guru dan pegawai.

Melalui perdebatan yang alot dan sengit antara wali kelas dan guru mata pelajaran, rapat kenaikan kelas yang di pimpin Plt waka kurikulum Hutri Wanti tersebut berlangsung dengan baik dan tertib.
“Hari ini adalah perjuangan terakhir wali kelas untuk siswanya, namun guru mata pelajaran juga berhak mengeluarkan pendapatnya. Hasilnya kita putuskan secara bersama-sama sesuai dengan kriteria kenaikan kelas yang ada di dokumen 1 madrasah kita, ” Jelas Hutri Wanti.
Setelah melalui perdebatan, akhirnya di putuskan beberapa orang siswa tidak naik ke kelas 8 dan kelas 9.Dengan harapan siswa tersebut belajar dari kesalahan dan mau berubah kepada yang lebih baik kedepannya.
“Alhamdulillah rapat hari ini berjalan dengan baik dan menghasilkan beberapa kesepakatan bersama serta pembagian tugas guru untuk tahun pelajaran baru juga sudah dibacakan, semoga madrasah kita ke depannya lebih baik lagi, ” Tutup waka kesiswaan Gusfira Susanti. (HW)





